Petualangan ke Air Terjun Wera

Beberapa bulan yang lalu, saya dan teman sekelas semasa kuliah berencana untuk rekreasi ke air terjun. Namun, sayangnya pasca kelulusan ku dan beberapa rekan yang lain, membuat kami amat sulit untuk berkumpul lagi. Alhasil, pergi rekreasi ke air terjun hanyalah sebuah wacana.
….
Ternyata Tuhan punya rencana lain untuk mewujudkan keinginanku berkunjung ke air terjun. Maklum lah agak kebelet banget soalnya waktu masih zaman sekolah dulu sempat ke lokasi air terjun tapi gak sampai ke puncak 😀
Sore itu, setelah ngajar di education club, saya bersama rekan ku berdiskusi soal rencana rekreasi. Emang pekan ini otak bener-bener gerah dengan sekelumit problematika di dunia bisnis yang sedang kami jalani.
Akhirnya keputusann dadakan pun menyimpulkan kalau hari minggu kami akan berkunjung ke air terjun Wera. Yes, akhirnya bakal jadi juga 😛
Janjian jam 11 ketemu dekat bundaran palupi Palu.
“Ini siapa aja yang mau berangkat?”
Oalah setelah di absen ternyata Cuma bertiga doang, aku Rizky dan Rama. Ya sudah, mungkin kami adalah tipe eksekutor banyak atau sedikit rencana ya tetap harus dijalankan. Meskipun janjiannya jam 11, kami pun sama – sama berangkat dari jam 1 siang.
Udah hampir 30 menit lah belum nemu juga lokasi air terjunnya. Takut nyasar akhirnya kami mencoba bertaya kepada warga setempat.
Alhamdulillah, disekeliling kita masih banyak orang peduli. Diantarlah kami sama pemuda setempat.
Oh ya, buat kamu yang penasaran dengan lokasi air terjun wera, nih aku kasih petanya.

Yeah, sampai nih Pals!
Tiba saatnya menyusuri sungai menuju puncak air terjun wera. Sampai di tepian sungai, ketemu sama dua ibu-ibu..
Mau ke atas ya dek?
Iya bu, jawab kami.
Oh ya, hati-hati ya dek. Selalu berdoa dan jangan mandi di pusaran air ya. Soalnya airnya deras banget.
..
Baiklah, demikian petuah beliau entah pengunjung atau warga setempat, yang pasti setiap petuah gak ada salahnya untuk didengarkan.
….
Bener-bener gila booo, jauh banget perjalanannya. Aku kira Cuma 15 menit an doang. Ternyata hampir 30 an menit -_- ..
“Kalau capek bilang ya, ucap Rizky”
Capek bro, kata ku sambil menarik nafas -_-
Capek banget tapi karena penasaran ya udah maksa aja.
Perjalanan menuju puncak air terjun ini teryata lumayan susah juga..
Hampir pesimis gak bisa sampai puncak. Tapi, karena ingat perjalanan yang sudah sejauh ini , mulai dari manjat batu sampai nyebrang sungai yang arus airnya deras banget, aku malah jadi tambah semangat. But, thank you banget dua brother yang udah sabar hadapi aku yang penakut ini -_-
….
Alhamdulillah akhirnya tiba di lokasi puncak air terjun.
Yah, hampir saja saya batal mengabadikan momen di puncak air terjun. Soalnya hpku sempat mati -_-.
Karena cuaca udah mendung, akhirnya kami memutuskan untuk pulang.
Baliknya pun sama. Sama-sama merepotkan banyak orang.
Tapi dari sini saya sadar bahwa disekeliling kita masih banyak orang-orang baik.
Apalah aku jadinya kalau gak ada orang-orang yang dengan tulus mengulurkan tangannya untuk menolongku melewati derasnya air itu.
Siapa pun orangnya, jangan pilih-pilih untuk berbuat kebaikan. Mungkin bukan orangnya langsung yang membalas, tapi Tuhan punya cara tersendiri untuk membalasnya.

You may also like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *